Seiring
dengan kemajuan teknologi, kebutuhan akan sebuah hunian dengan dukungan
teknologi informasi (TI) yang modern akan semakin meningkat. Tidak
hanya untuk memenuhi kebutuhan informasi saja tentunya, hunian dengan
konsep smart building atau gedung cerdas mampu memangkas kebutuhan penggunaan energi mencapai 50 persen. Smart building atau lebih dikenal dengan sebutan smart house, sudah diterapkan di beberapa negara-negara maju, seperti di Korea Selatan dan Singapura.
Konsep ini mengoptimalkan sebuah bangunan dengan penggunaan teknologi modern tingkat tinggi seperti menggunakan PLC (programmable logic controllers)
yang kemudian dihubungkan pada beberapa komponen lain (sensor) yang
digunakan untuk mengendalikan hampir semua bagian dari rumah. Walaupun
harganya terbilang cukup mahal, banyak manfaat yang dapat diperoleh para
penghuni rumah dengan menggunakan dan mengaplikasikan konsep smart building ini.
Hal
ini disebabkan oleh sebagian besar kegiatan penghuni rumah akan bisa
dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Contoh yang
paling mudah adalah menghidupkan lampu rumah pada malam hari, pembayaran
tagihan listrik secara otomatis, mematikan beberapa sumber listrik yang
tidak terpakai, dan pengoptimalan penggunaan kamera untuk mengawasi
kondisi semua ruangan di suatu hunian. Ini tentu sesuai dengan prinsip
dan tujuan dari smart building itu sendiri, yaitu mengupayakan sebuah hunian yang terjaga akan kemudahan, kenyamanan, keamanan, dan juga penghematannya
Konsep dan Pemanfaatan Smart Building
Konsep
smart building memang sangat menggiurkan. Sayangnya, untuk saat ini
realisasinya masih dibilang cukup sulit mengingat besarnya dana yang
perlu dikeluarkan untuk merubah suatu hunian memiliki teknologi yang
modern tersebut.
Apabila Anda ingin memiliki hunian yang mengikuti konsep smart building
ini, maka perlu ada beberapa infrastruktur dan prasarana yang bisa
menunjang hunian untuk mengoperasikan teknologi-teknologi yang ada di
dalamnya. Beberapa infrastruktur yang wajib ada di antaranya adalah:
- Dukungan akses teknologi internet yang stabil dan cepat
- Jaringan komunikasi yang cepat
- Adanya dukungan dari vendor-vendor yang ahli dalam hal ini.
Smart building juga
jauh lebih hemat, konsep ini juga bisa mengurangi kebutuhan staf
operasional yang dapat mengurangi jumlah pengeluaran (apabila
diaplikasikan di skala perusahaan).
Guna
mengoptimalkan konsep ini, Anda juga bisa menghadirkannya melalui
beberapa elemen tertentu, misalnya cahaya lampu dan peralatan audio video.
Konsep ini mencakup instalasi kabel listrik, armatur lampu, dan
beberapa sistem pengawasan lain yang dipadu dengan internet akan membuat
sistem kerja smart building terpenuhi.
Ada banyak produk smart lighting
yang bisa Anda temui di pasaran. Anda harus memahami seluk beluk setiap
produk yang ditawarkan, dan memilih mana produk yang masuk ke dalam
kategori high end dan mana yang tidak agar Anda mendapatkan ketepatan dan kepuasan dalam mengaplikasikan konsep smart building.















